Orang-orang Tersesat di Jurusan Akuntansi

| | 0 comments

Masa kelulusan tiba. Bagi murid-murid SMA, inilah saatnya memilih jurusan yang akan menentukan nasibnya kelak. Salah satu jurusan yang tersedia di berbagai universitas adalah akuntansi. Kebetulan, saya merupakan mahasiswa jurusan akuntansi. Saya sering mendengar beberapa pernyataan orang yang saya rasa salah mengenai jurusan akuntansi, yaitu:
Memilih jurusan akuntansi karena tidak suka kuliah yang berbau hafalan
Saya sangat sering mendengar alasan ini. Bahkan, ini juga menjadi salah satu faktor pertimbangan saya ketika memilih jurusan akuntansi. Kenyataannya, akuntansi juga penuh dengan hafalan. Mengambil jurusan akuntansi bukan berarti belajar hanyabidang akuntansi saja, tetapi juga materi yang berbau manajemen dan ekonomi secara umum yang mengandung banyak hafalan. Materi jurusan akuntansi juga sebagian menuntut menghafal, meskipun tidak sepenuhnya menghafal tapi jugamemahami. Jadi, sangatlah keliru jika menganggap dengan memasuki jurusan akuntansi berarti bisa terlepas dari hafalan.
Akuntansi hanya berisi debet-kredit yang simpel
Mengapa saya memberi penekanan pada kata ‘hanya’ dan ‘simpel’? Pertama, jelas, akuntansi tidak hanya berisi debet-kredit. Banyak  hal lain yang lebih menarik dan lebih menantang yang dipelajari di akuntansi selain debet-kredit. Bahkan, menurut salah satu dosen saya, masalah debet-kredit hanyalah permasalahan letak kiri dan kanan, tidak lebih. Kedua, jika dipandang sepintas, masalah debet-kredit memangsimpel, tetapi kita perlu melihat informasi apa yang diwakili oleh debet-kredit itu. Jika menganggap simpel tapi tidak tahu artinya, sama saja kosong bukan?
Memilih jurusan akuntansi karena ingin terhindar dari segala bentuk materi teknologi informasi
Salah besar! Di zaman yang semakin maju ini, mana mungkin teknologi informasi tidak dibahas sama sekali? Terlebih lagi, bidang kerja lulusan jurusan akuntansi sangat tergantung dengan teknologi informasi. Bayangkan saja apabila seorang lulusan jurusan akuntansi harus membuat laporan keuangan perusahaan tanpa bantuan teknologi, bagaimana jadinya?  Jadi, materi teknologi informasi masih menjadi mata kuliah wajib di jurusan akuntansi, setidaknya di fakultas saya. Bahkan, di fakultas saya sekarang, terdapat beberapa mata kuliah yang berbau teknologi sangat kental.
Karena merasa jurusan akuntansi sangat mudah dipelajari dan simpel
Pertama kali mendengar kalimat ini, saya langsung tercengang. Meskipun masih tahun-tahun awal, saya sudah merasa materi jurusan akuntansi bukanlah hal yangsangat mudah dan simpel. Bahkan, beberapa teman saya dari fakultas lain, yang belum pernah merasakan, mengatakan bahwa kuliah jurusan akuntansi pasti lebih mudah dari jurusan-jurusan sains, seperti teknik dan kedokteran. Saya tidak menyangkal bahwa jurusan teknik memang susah karena harus berhubungan dengan fisika dan kawan-kawan, begitu pula kedokteran yang harus menghafal begitu banyak kata-kata dalam bahasa antah-berantah. Namun tetap saja, akuntansi bukanlah bidang yang sangat mudah dan simpel! Saya terus menegaskan hal ini karena saya sangat tidak setuju dengan pernyataan tersebut. Jika masih tidak percaya, silakan tanyakan kepada teman yang mengambil jurusan akuntansi.
Memilih jurusan akuntansi karena kemampuan matematika sangat kuat
Sejujurnya, tidak perlu mahir di bidang matematika untuk menguasai materi akuntansi. Memiliki dasar matematika yang kuat, menurut saya, memang baik untuk membantu proses logika kita karena akuntansi menuntut banyak logika. Namun, kepandaian di bidang matematika itu tidak akan berkembang di sini. Saya rasa, kuliah di jurusan akuntansi hanya membutuhkan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Dan untuk menguasai keempat hal tersebut, tidak perlu mahir matematika, cukup bisa saja.
Akhirnya, apa yang saya sampaikan ini hanyalah sebuah hasil pengamatan seorang mahasiswa akuntansi tahun pertama. Mungkin, seiring berlalunya waktu, saya akan menemukan lebih banyak alasan yang saya rasa salah. Intinya, pelajarilah sungguh-sungguh jurusan yang ingin anda masuki. Apakah jurusan tersebut benar-benar sesuai dengan minat dan bakat anda. Semoga di lain kesempatan saya tidak lagi menemukan ‘orang-orang yang tersesat’ di jurusan akuntansi agar tidak menyesal di kemudian hari.

0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
 
Twitter Facebook Dribbble Tumblr Last FM Flickr Behance